Skip to main content

Posts

Cerita Dance Comm - Sejarah

Jadi ceritanya sekitar bulan Juni tahun 2014, saya ditawarkan teman gereja untuk mengajar di komunitas tari gereja saya. Katanya sih, mereka mau buka 3 komunitas baru yaitu komunitas tari, musik, dan teater. Saya berpikir, mungkin karena latar belakang saya penari KPop Dance Cover, mereka akhirnya memilih saya untuk jadi pengajar dan koreografer. Oke, saya memilih untuk setuju untuk mengajar di komunitas tari ini.  Mulailah pemilihan nama yang tepat untuk komunitas ini. Komunitas musik namanya Comic, komunitas teater namanya Altar, dan komunitas tari, aduh saya bingung hahaha. Saya tidak punya ide unik atau lainnya, saya pilih saja Dance Comm. Simple, Dance Comm kepanjangan dari Dance Community yang adalah bahasa inggris dari komunitas tari.  Awalnya saya bingung, karena penampilan pertamanya di acara Parheheon, acara perayaan orang batak kristen di gereja saya.  Tarian pertamanya tari tor-tor. Saya tidak tahu asal usul tarian tor-tor dan makna-maknanya. Sejuj...

Pengalaman Saya - Akhirnya Kerja di Konsultan PR

Kemilau Sumatera 2017 Setelah mengundurkan diri sebagai Senior Customer Service Leader di salah satu mal di Jakarta, saya melanjutkan pekerjaan di salah satu konsultan hubungan masyarakat di Jakarta. Konsultan Public Relations , adalah jembatan saya menuju karir yang lebih baik di bidang komunikasi, sesuai tujuan saya.  Saya pernah magang di konsultan PR juga, akan tetapi yah, anak magang hanya mengerjakan media monitoring saja dan sesekali mengikuti event . Setidaknya saya tahu sedikit mengenai ruang lingkup pekerjaan ini.  Merah, warnanya kantor Saat saya diterima, saya tidak tahu sebenarnya jabatan atau posisi saya disini apa, karena di lowongannya sebagai Junior Public Relations Consultant . Setelah interview, saya baru tahu kalau saya sebenarnya seperti asisten pribadi atau sekretaris di salah satu PT (anak perusahaan) yang ada di bawah naungan konsultan tersebut.  Aduh! Kenapa aduh? Mereka membutuhkan tenaga yang bisa atau ahli dalam administ...

Saran Saya - Sudah Gajian? Jangan Lupa Beramal yah

Selamat Hari Minggu! Saya jadi semangat menulis karena barusan saya liat yang membaca tulisan saya lebih dari 50x. Hah? 50x saja sudah senang? Puji Tuhan jawabannya Ya. Saya sudah bersyukur ada yang baca atau sekedar melihat tulisan saya. Setidaknya ada yang menghargai apa yang telah saya bagikan, bukan?! Jadi kenapa saya tiba-tiba menulis tentang amal, adalah karena saya sudah gajian dan setiap bulannya atau setiap saya dapat rezeki, saya akan beramal baik ke gereja, atau lembaga amal resmi, atau KitaBisa.com. Bukan pamer yah. Kebetulan hari ini hari minggu, saya lupa tarik tunai uang saya untuk memberikan amal atau persembahan ke gereja. Jadilah saya terinspirasi untuk menulis tentang perlunya beramal, supaya pembaca juga mau beramal seperti saya. Saya yakin setiap agama maupun keyakinan atau kepercayaan masing-masing orang, pasti ada ajaran untuk beramal atau memberikan persembahan kembali kepada Tuhan. Caranya banyak dan bahkan sekarang sudah banyak lembaga resmi serta website ...

Jalan Jalan Senang – De Ranch Puncak, Bogor

Pemandangan Area De Ranch Ceritanya waktu libur natal dan tahun baru, saya beserta orang tua saya yang tinggal bertiga di rumah ini, tidak pergi kemana-mana. Maklum, kakak dan abang saya sudah menikah, jadi kami hanya tinggal bertiga saja di rumah. Alasan tidak berlibur atau berwisata adalah macet, ramai dan susah cari parkir mobil. Pemandangan Hijau Pohon yang Segar Seperti biasa, karena kedua orang tua saya adalah yang tertua di keluarganya, jadilah tempat untuk para adik-adik mereka yang tinggal di Jakarta untuk bertamu. And absolutely Yes, mereka benar datang. OMG! Saya menjadi seksi bolak-balik antar makanan dan minuman para saudara. Naik Kuda Free kostum Koboi Lelah. Januari 2018 sudah datang dan kembali bekerja. Saya merasa jenuh sekali dan sangat ingin berlibur. Saya sempat mengunjungi Curug Cilember, akan tetapi tidak banyak mengambil foto karena sesungguhnya saya adalah penikmat alam yang kurang suka foto. Padahal, saya butuh foto-foto tersebut untuk menj...

Pengalaman Saya - Suka Duka Jadi Customer Service Leader di Mall

Menjadi customer service bisa jadi merupakan pekerjaan yang tidak terlalu berat. Hanya saja, perlu tingkat kesabaran yang tinggi dan senyuman yang tidak ada habisnya. Saya menjalani bidang pekerjaan tersebut selama 1 tahun 10 bulan. Lagi presentasi survey Awal bekerja, jabatan saya adalah senior concierge. Kenapa senior? Hanya karena saya S2 hahaha Itu hanya sebuah nama jabatan. Saya memakai seragam seperti customer service officer lainnya, belum seragam leader. Saya masih dalam masa percobaan selama 3 bulan.  Di mall tersebut, divisi customer service berada dibawah departemen Marketing. Di divisi customer service, terdapat 4 bagian yaitu concierge, CS loyalty, attendant dan resepsionis. Berikut detail pekerjaan: 1. Concierge : Standby di area concierge untuk penambahan poin member mall, informasi tenant atau toko di mall, Car Call (pemanggilan supir mobil yang parkir di basement), dan peminjaman stroller dan kursi roda. 2. CS Loyalty : Perbantuan divisi Loyalty...

Pengalaman Saya - Susah cari kerja, padahal sudah lulus kuliah? Sama! Saya juga begitu.

Rasanya sudah lama sekali saya tidak menulis blog. Dengan segala kesibukan bekerja dan menikmati travelling, saya tidak menyempatkan waktu untuk menulis. Padahal, menulis itu baik untuk seorang lulusan sarjana, bahkan master komunikasi kan?! Kali ini, saya akan menceritakan pengalaman pertama saya mendapatkan pekerjaan pertama, setelah lulus S2. Saya lulus S2 pada Desember 2015, dari sebuah sekolah tinggi komunikasi Jakarta melalui program akselerasi (program percepatan). Saya lulus sidang S2 pada Agustus 2015 dan dua minggu setelah menyelesaikan revisi, saya mulai mencari pekerjaan. Wisuda S2. Saya yang pake topi yah hehehe Mencari pekerjaan benar-benar bukanlah hal yang mudah. Saya melakukan berbagai cara untuk mengirim CV atau Resume saya. Buat pembaca yang sedang cari kerja, bisa dicoba nih: 1. Kirim online melalui website pencari pekerjaan (Jobstreet, JobsDB) 2. Ikut Job Fair (harus print CV untuk cadangan, juga melelahkan tapi ini sensasinya) 3. Cek langsung w...

Review - Menara Loaker Wafer di Kota Kasablanka

Pada 28 Agustus - 3 September2017 Loaker mengadakan sebuah acara dan pameran di area Mosaic Walk, Kota Kasablanka. Dengan membawa tema kampanye Share the Goodness, acara ini mendirikan menara setinggi 15 meter yang terbuat dari 8.000 bungkus wafer Loaker varian Napolitaner ukuran 150 gram. Menara yang terbuat dari ribuan wafer Loaker tersebut pun, akan mendapatkan apresiasi dari MURI. Apresiasi ini diberikan sebagai tanda menara wafer tertinggi di Indonesia, pada Minggu, 3 September 2017. Pembuatan menara wafer tersebut merupakan puncak dari Kampanye Share the Goodness. 1 foto. 1 Loaker. 1000 Kebaikan. Loaker turut menggandeng Nadine Chandrawinata untuk mempromosikan kampanye ini, yang nantinya akan memberikan donasi ke Yayasan Sayap Ibu. Kampanye Share the Goodness bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk berbagi kebaikan dengan mengunggah foto bersama produk Loaker, ke www.loakergoodness.com atau di media sosial resmi Loaker. Facebook: Loaker Indonesia. Instagram @loaker...