Skip to main content

Pengalaman Saya - Flying Fox, Parasailing, Paragliding, Sudah Coba Terbang Bersama Mereka?



Jadi disini saya mau berbagi beberapa kegiatan/aktivitas/olahraga yang membuat saya terbang. Kalau travelling, saya lebih suka yang tidak hanya menyediakan pemandangan yang indah, akan tetapi ada kegiatan/aktivitas yang dapat saya lakukan disana. Nah berikut 3 kegiatan terbang ala saya yang sangat menarik dan cukup memacu adrenalin bagi orang-orang yang takut akan ketinggian.

1. Flying Fox

Saya adalah fans berat flying fox, setiap kali saya ke tempat wisata yang dimana terdapat wahana/aktivitas flying fox, pasti akan saya coba. Tapi sebenarnya apakah flying fox itu. Dari beberapa informasi yang saya rangkum, menurut pengertian saya, flying fox adalah aktivitas yang menggunakan zip line (yang terdiri dari katrol yang digantungkan ke kabel baja) berskala kecil, yang biasanya digunakan untuk permainan anak-anak. Flying Fox sendiri dalam terjemahannya ke bahasa Indonesia adalah rubah terbang. Jadi ketika kita bermain wahana flying fox, kita kaan terlihat seperti rubah yang terbang hehehe.


Bagi yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya saya bisa kasih beberapa rekomendasi tempat untuk bermain flying fox seperti Taman Impian Jaya Ancol – Jakarta Utara dan Taman Matahari – Puncak bagi pemula. Harga untuk bermain flying fox berbeda di tiap tempatnya. Paling murah Rp 25.000,- dan paling mahalnya tergantung jauhnya jarak terbang dan pemandangan yang diberikan. Bagi yang mau sambil merekam juga bisa sambil membawa kamera yang memakai Tongsis yah, tapi harus hati-hati, takut jatuh dan hilang atau rusak.

2. Parasailing

Wah kalau olahraga satu ini, special saya coba di Tanjung Benoa Bali saat saya sedang berlibur ke sana bersama mama saya di hari ulang tahun saya. Jadi, sangat berkesan sekali. Jadi, parasailing sebenarnya adalah permainan air yang menantang, menegangkan dan menyenangkan. Dengan segala tali dan pengait keselamatan saat lepas landas, Pembaca akan dibawa terbang tinggi dengan parasut sekaligus ditarik speedboat berkecepatan tinggi. Kita terbang hanya 4-7 menit saja. Jadi harus benar-benar dinikmati.

Pemandangan dan pengalaman yang diberikan sebanding dan terkadang  bahkan lebih mahal dari harga yang harus dibayar untuk satu kali parasailing. Waktu itu (Mei 2017), saya membayar Rp 300.000,- untuk 1x parasailing. Perlu kesiapan mental tetapi jangan lupa untuk tetap rileks, dan siap-siap dibawa boat ke tengah laut. 

Dengan bantuan angin, Anda terbang tinggi ke arah tengah laut sejauh 50 meter dari pinggir pantai. Pembaca bisa melakukan parasailing ini di Bali maupun Lombok dan tempat-tempat lainnya. Tapi setahu saya tidak bisa bawa Tongsis yah, karena harus pegangan  dua tangan hehehe

3. Paragliding

Karena ulang tahun yang ke 25 saya Parasailing, jadinya ketagihan dan mau coba Paragliding. Parasailing pemandangannya laut dan sekitarnya. Sedangkan paragliding pemandangannya pegunungan dan sawah-sawah. Biru versus Hijau yah hehehe. Tapi apakah itu paragliding? Paragliding atau yang dalam bahasa Indonesianya Paralayang adalah salah satu cabang olahraga terbang bebas dimana sebuah parasut yang dapat diterbangkan dan dapat mengangkat badan penerbang. Parasut atau pesawat ini lepas landas dan mendarat menggunakan kaki penerbang.


Olahraga paralayang lepas landas dari sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin. Angin yang dipergunakan sebagai sumber daya angkat yaitu, angin naik yang menabrak lereng (dynamic lift) dan angin naik yang disebabkan karena thermal (thermal lift). Dengan memanfaatkan kedua sumber itu maka penerbang dapat terbang sangat tinggi dan mencapai jarak yang jauh. Yang menarik adalah bahwa semua yang dilakukan itu tanpa menggunakan mesin, hanya semata-mata memanfaatkan angin. (http://www.paragliding.web.id/paralayang.php)

Juni 2018 ini saya melakukan Paralayang di Bukit Gantole, lokasi Fly Indonesia Paragliding, Puncak Bogor. Harganya Rp 450.000,-/orang/1x terbang bersama pilot/pemandu paralayang. Bisa terbang 10-15 menit dan ada baiknya memakai sepatu, kacamata hitam, dan baju tangan panjang karena dingin. Ada juga di Bali dan Lombok, akan tetapi harganya lebih mahal, sekitar satu juta-an hahaha.

Sebenarnya masih banyak olahraga terbang lainnya yang lebih asik, menantang dan memacu adrenalin seperti Layang Gantung (Hang Gliding), Terjun Payung, Sky Boarding, dan Sky Diving. Tapi ada beberapa yang hanya bisa dilakukan professional saja. Jika ada yang bisa terbang tapi dengan pilotnya lagi, mungkin saya akan coba, jika kantong mencukupi juga tapi hehehe. Bagi yang jadi penasaran, yuk dicoba!

-ByMei-

Comments